Foto Berita

Konferensi Pers Konsorsium Aceh Baru yang di selenggarakan di Kantor ACSTF, membahas tentang refleksi 5 tahun perdamaian, yang dimana point pentingnya adalah, ketidakmampuan DPRK dalam membuat qanun yang pro rakyat, defisit anggaran yang akan membuat daerah kabupaten kota bangkrut, ketidakmampuan pemerintah propinsi bekerja sama dengan SKPA bawahannya untuk menciptakan perubahan yang mendasar kearah yang lebih baik di Aceh, juru bicara, Juanda Jamal, sebagai Sekjen Konsorsium Aceh Baru, dan didampingi oleh perwakilan daerah.

berita utama

Masyarakat Aceh Cenderung Apatis

Friday, August 27, 2010
BANDA ACEH - Lima tahun pascapenandatanganan nota kesepahaman damai pemerintah RI-Gerakan Aceh Merdeka, Nanggroe Aceh Darussalam tidak bergerak maju. Bahkan, masyarakat cenderung apatis dan tidak peduli dengan keberadaan pemerintah hasil pemilihan kepala daerah akhir tahun 2006. Juanda Jamal, jur.... Selengkapnya
Pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Pelimpahan Kewenangan kepada Dewan Kawasan Sabang atau yang lebih dikenal dengan RPP Sabang, akhirnya seluruhnya disetujui. Ini ditandai dengan dibubuhkannya paraf seluruh anggota Tim Aceh dan Tim Kementerian Keuangan dalam pembahasan finalisasi mate.... Selengkapnya

Artikel

Tuesday, August 31, 2010
Oleh : Ricky A.T Penandatanganan Mou Helsinky antara GAM – RI merupakan tonggak awal dari terciptanya perdamaian di Aceh, setelah hampir 30 tahun rakyat Aceh menunggu damai yang berbaur dengan konflik berdarah. Keberhasilan damai pada tahun 2006 di Helsinky, juga di ikuti dengan adanya pera.... Selengkapnya
Tuesday, August 31, 2010
MENYIMAK berita di harian Serambi Indonesia tanggal 27 Agustus 2010 tentang pertemuan segi tiga antara Gubernur Aceh, Walikota Banda Aceh dan Bupati Aceh Besar dalam rencana perluasan ibukota provinsi memberi gambaran bahwa Walikota Banda Aceh menggunakan tangan Gubernur untuk memperluas wilayah.... Selengkapnya