Pemerintah Aceh dan Pemerintah Republik Afrika Selatan (Afsel), sepakat menjajaki kemungkinan kerja sama di bidang perekonomian dan bisnis. Sebagai langkah awal, upaya kerja sama ini akan ditempuh melalui saling tukar informasi mengenai potensi ekonomi dan investasi, serta pertemuan-pertemuan bisnis termasuk menghadiri business expo (pameran bisnis) yang akan dilaksanakan oleh masing-masing pihak.
Kabag Humas Setda Aceh, Nurdin F Joes, dalam siaran pers yang dikirim ke Serambi, Selasa (26/1), mengatakan kesepakatan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Muhammad Nazar, saat menerima kunjungan silaturrahmi Duta Besar Afsel untuk Indonesia, Noel N Lehoko dan seorang stafnya Joe Sudjana (Marketing Officer Kedubes Afsel), di Kantor Gubernur Aceh, di Banda Aceh, kemarin.
Pertemuan yang berlangsung akrab selama hampir dua jam itu, antara lain turut dihadiri pula oleh Kepala Bappeda Aceh Iskandar, Staf Ahli Gubernur Prof Rahman Lubis, Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh T Sofyan, Kepala Badan Informasi dan Promosi Anwar Muhammad, Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Bustami Usman, serta Kabag Humas Setda Aceh Nurdin F Joes.
Menurut Nurdin F Joes, Gubernur Irwandi Yusuf dan Wagub Muhammad Nazar secara bergantian memaparkan berbagai informasi tentang Aceh, baik sebelum, selama maupun setelah konflik kepada Dubes Afsel itu. “Kedua pemimpin Aceh ini juga menyampaikan harapannya agar ke depan nanti, baik pemerintah maupun kalangan dunia usaha di Afsel berkenan menanamkan investasinya di daerah yang baru pulih dari konflik dan bencana tsunami ini,” katanya.
Terkait dengan peluang investasi, baik Gubernur Irwandi Yusuf maupun Wagub Muhammad Nazar, dalam kesempatan tersebut juga memaparkan profil singkat seputar potensi ekonomi dan peluang investasi di Aceh. “Hampir semua peserta rombongan yang menyertai kunjungan Dubes Lehoko itu, tampak serius menyimak pemaparan yang disampaikan oleh Gubernur dan Wagub,” kata Nurdin F Joes.
Menyambut baik
Sementara, Dubes Noel Y Lehoko yang didampingi sejumlah pejabat Kedubes Afsel untuk Indonesia, di samping mengutarakan maksud dan tujuan kunjungannya ke Aceh, juga menguraikan peta potensi dan peluang investasi yang dimiliki negaranya. Pemerintah Afrika Selatan menyambut baik kesepakatan dan ajakan kerja sama bidang ekonomi dan bidang-bidang lainnya sebagaimana diharapkan oleh Pemerintah Aceh itu.
Lebih jauh, Dubes Lehoko juga menyatakan keinginannya untuk dapat berbagi pengalaman tentang penyelesaian konflik yang pernah terjadi di wilayah atau negara masing-masing. Seperti diketahui, Afsel yang pernah dicengkeram oleh sistem politik apartheid, kini termasuk satu negara demokrasi yang cukup diperhitungkan di benua Afrika. “Kita punya pengalaman menangani masalah apartheid, Aceh juga punya pengalaman serupa dalam menyelesaikan konflik. Jadi, kita sharing pengalamanlah,” kata Lehoko.
Dubes negara berpenduduk sekitar 44 juta jiwa yang terletak di semenanjung selatan benua Afrika itu juga mengutarakan bahwa kunjungannya ini didorong oleh keinginan yang kuat untuk melihat kondisi pembangunan di Aceh pascakonflik dan tsunami. “Bersamaan dengan kunjungan ini, kita juga ingin menjalin hubungan yang lebih akrab lagi dengan pemerintah dan masyarakat Aceh,” katanya.
Di akhir pertemuan, Gubernur Irwandi Yusuf yang didampingi Wagub Muhammad Nazar juga menyerahkan cenderamata berupa plakat Pemerintah Aceh kepada Dubes Noel Y Lehoko, yang kemarin juga melakukan pertemuan dengan Wakil Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dan jajarannya. Lehoko tiba di Banda Aceh Senin (25/1) dan bertolak ke Jakarta Rabu (27/1) siang ini. Demikian Kabag Humas Setda Aceh, Nurdin F Joes, menutup siaran persnya.
sumber : serambinews


Leave a Reply