beranda » Berita

Dewan yang Baru Harus Jaga Amanah Rakyat

Wednesday, September 30, 2009 WIB

Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2009-2014 yang akan dilantik, Rabu (30/9) besok diharapkan tidak menyia-nyiakan kesempatan serta kepercayaan yang telah diberikan oleh rakyat Aceh yang telah memilihnya pada Pemilu April lalu.

“Bagi anggota DPRA terpilih tentunya hal ini telah diimpikan sejak lama, rumah mewah, gaji yang cukup, belum lagi uang tambahan lainnya, kunjungan kerja, studi banding dan masih banyak lainnya yang kesemuanya ini merupakan tanggungan rakyat,” ujar Dosen Fakultas Hukum Unsyiah, Saifuddin Bantasyam, Selasa (29/9) dalam sebuah Talk Show di Banda Aceh.

Namun demikian, menurut Saifuddin, para anggota DPRA tersebut harus mengaca pada kinerja anggota dewan terdahulu. “Jika DPRA terdahulu buruk, maka DPRA periode mendatang tidak boleh menjadi lebih buruk, dan sebaliknya jika DPRA terdahulu baik, maka DPRA mendatang harus lebih baik,” ungkap dia.

Menurut Saifuddin, memang sulit membuat penilaian terhadap anggota DPRA 2004-2009 lalu. Namun ia mencatat, selama periode itu, Gedung DPRA sendiri pernah bebrapa kali menjadi sasaran demo baik kalangan mahasiswa maupun kelompok masyarakat tertentu.

“Para anggota DPRA juga banyak mendapat kritik, misalnya dalam hal molornya pembahasan rancangan APBA, banyaknya studi banding, keterlambatan pengembalian dana Tunjangan Komunikasi Intensif (TKI) , dan lainnya,” ungkap Saifuddin yang juga pengamat hukum ini.

Ia menyarankan, bagi anggota dewan terpilih kiranya hal ini dapat menjadi semacam masukan untuk tampil sebagaimana yang diinginkan oleh rakyat. “Karena semua kesempatan untuk memperoleh ini datangnya karena rakyat. Dalam UU PA sendiri diatur bahwa DPRA wajib memperjuangkan peningkatan kesejahteraan rakyat serta menyalurkan berbagai aspirasi dari rakyat,” kata dia.

Jika hal ini tidak dilakukan, kata Saifuddin, maka kontrak social yang telah terjalin antara rakyat dengan anggota dewan itu pasti akn direvisi kembali pada pemilu-pemilu yang akan datang.(002)

Leave a Reply