Banda Aceh - Konsep perlindungan anak di Provinsi Aceh harus disesuaikan dengan budaya setempat dan agama sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap generasi yang akan datang.
“Susun konsep perlindungan anak dan sesuaikan dengan kearifan lokal sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar pada rapat koordinasi lintas sektor tentang perlindungan anak di Banda Aceh, Selasa [29/09] .
Wagub mengatakan, anak adalah perhiasan dan bisa juga menjadi aib bagi orangtua. Maka orangtua harus mendidik anak-anaknya dan memberikan perhatian kepada mereka.
“Saat ini banyak kasus kekerasan terhadap anak dan anak terlibat tindak kriminal bahkan sampai menjadi pemakai narkoba. Hal ini disebabkan beberapa indikator yang mengalami penurunan seperti kualitas pendidikan dan pengaruh lingkungan,” tambahnya.
Dia mencontohkan seperti di Eropa, ada aturan yang melarang orangtua bertengkar di depan anak dan jika terjadi juga anak dapat melaporkan ke polisi.
Selain itu, anak di bawah umur juga dilarang membeli rokok walaupun disuruh orangtuanya dan dapat dihukum bila melakukan hal tersebut.
Sebenarnya, tindakan tersebut bersumber dari ajaran Islam yang harus diikuti oleh umatnya yang sebagian besar masyarakat Aceh adalah muslim.
“Tindakan yang positif boleh kita contoh dari mereka asal jangan yang negatif seperti pergaulan bebas,” kata Nazar.
Sedangkan instrumen perlindungan anak sudah cukup banyak tersedia mulai dari pusat hingga daerah seperti Komnas Perlindungan Anak dan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A).
Untuk itu perlu sinergi antara dinas terkait seperti BP3A, Dinas Sosial dan Lapas yang juga memiliki tahanan anak agar dapat memberikan perlindungan yang optimal.
Sekitar 25 persen atau 1,95 juta jiwa dari sekitar 4,5 juta penduduk Aceh adalah anak-anak yang akan menentukan masa depan daerah tersebut.
“Jadi sangat berat tugas kita dan kita harapkan dinas terkait bekerja lebih optimal melindungi anak,” demikian Muhammad Nazar. ( ant )


Leave a Reply