Banda Aceh – Komite Independen Pemilihan menggelar konferensi Pers mengenai kesiapan Pelaksanaan Pemilu 9 April pada Selasa (07/04) di hotel Hermes Palace, Kesiapan KIP Aceh menggelar yang tinggal hitungan hari saja.
Pada Konferensi Pers ini turut menghadirkan berbagai institusi yang terkait dengan pelaksanaan pemilu. Ketua KIP Aceh Abd. Salam Porong Mengatakan “ Persiapan pemilu di Aceh yang tinggal beberapa hari lagi ini tidak ada permasalahan yang terjadi . KIP Aceh sendiri telah melakukan begitu banyak sosialisasi dari Melakukan simulasi, Pembuatan baliho sampai pembagian selebaran sampai keseluruh Aceh, dan saya kira pemilu ini tidak akan terjadi kerusakan kertas suara semoga pada hari pencontrengan nanti kerusakan kertas suara itu dibawah 0,0 %.
Ketika ditanya mengenai Pemunduran jadwal pelaksanaan Pemilu legistlatif, Salam menambahkan “sampai saat ini tidak ada celah untuk menunda pelaksanaan Pemilu Aceh, karena kita telah mempersiapkan sematang mungkin” tambahnya.
Pada konferesi Pers ini, turut hadir Sekda. Provinsi NAD Husni B. Tob yang mewakili Gubernur Aceh menyampaikan mengenai Kesiapan pemerintah Aceh yang membantu kinerja KIP Aceh, “ sampai sekarang semua TPS sudah menerima pengiriman surat suara , dan kita akan memantau terus perkembangannya” ujar Sekda NAD.
Sementara itu ketua Panwaslu Aceh, Nyak Arief menyampaikan hasil Laporannya mengenai pemantau Panwaslu selama masa Kampanye sampai hari ini, Nyak Arief mengatakan “ Panwaslu di Aceh akan melaksanakan pengawasan pada hari pelaksanaan Pemilu di Aceh dengan berkoordinasi dengan 200 relawan dari forum rector diseluruh Aceh dan mereka akan diterjunkan ke daerah-daerah” ujar Nyak Arief.
Mengenai Pelanggaran Yang terjadi menjelang pemilu, Nyak Arief menjelaskan pelanggaran yang terjadi itu sebanyak 247 pelanggaran dengan perincian 16 pelanggaran yang masuk pelanggaran Pemilu dan masuk ke KIP, kemudian 28 pelanggaran Melanggar Hukum dan akan ditindak oleh instansi berwenang, dan 106 pelanggaran yang tidak masuk pelanggaran pemilu karena tidak cukup bukti.
Konferensi ini juga turut hadir Kapolda Aceh, Irjen Pol Rismawan untuk mengetahui kesiapan kepolisian selaku pemegang wewenang penuh keamanan Aceh , Konferensi ini juga turut hadir Kapolda Aceh, Irjen Pol Adityawarman . Kapolda mengatakan “Kepolisian Sangat siap mengamanakan pemilu di Aceh dan kita telah menurunkan 7.000 personil yang telah diterjunkan ke masing-masing TPS untuk melakukan adaptasi dengan lingkungan setempat. Kita gunakan waktu ini untuk pengenalan situasi sehingga nanti pada hari pemilu kita sudah siap” tegas kapolda NAD.
Brigjen. TNI Hari Purnomo dari Kodam Iskandar Muda menambahkan “ 1.000 Personil TNI siap membantu tugas Polda NAD untuk mengamankan Aceh pada Pemilu ini, dan kita menyiapkan beberapa battalion jika sewaktu-waktu di butuhkan. 1.000 personil TNI berada dibawah komando Kepolisian sepenuhnya. “ ujar Hari Purnomo.


Leave a Reply