beranda » Berita

Pemuda Rentan Konflik Dilatih Manajemen Usaha

Monday, July 20, 2009 WIB

Lhokseumawe | Harian Aceh – Ikatan Pemuda Aceh (Ikapeda) bekerjasama dengan IOM memberikan pelatihan manajemen usaha dan teknik budidaya ayam potong kepada sekira 55 pemuda rentan konflik di Aceh Utara. Pelatihan selama dua hari, Kamis-Jumat (16-17/7) itu dilaksanakan di gedung Klinik Konsultasi Bisnis (KKB) Lhokseumawe.

Ketua Ikapeda, Tgk Ahmad Blang melalui Koordinator Program, Fajri M Kasim, Jumat kemarin, mengatakan, 55 pemuda rentan konflik yang mengikuti pelatihan tersebut berasal dari Kecamatan Sawang, Samudra, Simpang Kramat, Matangkuli, Seunuddon, Nisam, Nisam Antara, Baktya Barat, dan Tanah Luas. “Mereka akan mengikuti pelatihan selama enam hari, dua hari diberikan materi, dan empat hari praktek di lapangan,” ujarnya.

Menurut Fajri, target dari kegiatan tersebut adanya manajemen usaha bagi para peserta sehingga timbul motivasi mereka untuk berusaha mandiri. Awalnya, kata dia, para pemuda itu akan dibantu oleh Ikapeda dan IOM, tapi nantinya di lapangan diharapkan mereka dapat mandiri mengembangkan usaha berkelanjutan.

“Akan ada pendampingan dari Ikapeda dan staf ahli dari Dinas Peternakan Aceh Utara terhadap para pemuda tersebut agar mereka lebih paham tentang teknis mengembangkan usaha ayam potong,” pungkas dia.

Ia menambahkan, para pemuda yang dilatih itu merupakan pemula yang akan bergerak mengembangkan usaha ayam potong. Alasan budidaya ayam potong yang dipilih, kata dia, karena usaha tersebut memiliki prospek yang menjanjikan untuk memperoleh pendapatan.
“Kami melihat para peserta amat antusias mengikuti pelatihan ini. Bahkan, salah seorang peserta meskipun harus memakai kursi roda, tapi cukup serius mengikuti kegiatan ini,” kata Fajri.(ha)

Leave a Reply