Banda Aceh – UKM pers mahasiswa dari 5 Universitas di Aceh melakukan pertemuan dengan NGO/LSM lokal Aceh. Pertemuan itu diinisiasi oleh ACSTF,sebuah lembaga perdamaian di Aceh.kegiatan ini merupakan bagian dari Penguatan pers mahasiswa melalui pertemuan reguler dengan NGO/LSM lokal Aceh untuk mendukung program kesukarelawanan, yang telah dilaksanakan kemarin, sabtu (29/11). Ini juga merupakan upaya untuk mendorong agar para pihak NGO/LSM dapat memberikan kontribusinya terhadap para mahasiswa, baik support moral ataupun moril dengan tujuan sebuah perubahan bagi gerakan mahasiswa kedepan.
ACSTF yang memiliki program Pers Kampusnya mempunyai inisiatif untuk melakukan sinkronisasi antara NGO/LSM lokal Aceh dengan mahasiswa. Penguatan gerakan mahasiswa melalui pers kampus sangatlah memberikan dampak konkrit. Hal ini terkait banyaknya para mahasiswa yang sudah mulai cerdas dengan memberikan kritikan maupun masukan secara langsung dengan disiplin keilmuan dari mahasiswa, dan upaya itu juga mendorong agar mahasiswa dapat menjaga temperatur gerakannya untuk selalu memberikan aspirasi, kritikan dan solusi sebagai fungsi dan peranan dari mahasiswa itu sendiri, ungkap Alja Yusnadi, selaku leisson officer untuk program ini.
Banta Syahrizal, selaku pimpinan program ACSTF juga mengatakan, gerakan mahasiswa bukan hanya dapat dilakukan dengan menggelar konvoi ataupun demonstrasi, namun mengeluarkan aspirasi dan mengkritik melalui tulisan merupakan sikap seorang intelektual yang handal, karena hal Ini dapat mencerminkan bahwasanya mahasiswa dizaman sekarang bukan hanya bisa berdemonstrasi, tetapi mereka juga dapat memberikan sebuah aspirasi dan masukan dengan tulisannya.
Kegiatan itu dilaksanakan diruang pertemuan Prof. Dr. Isa Sulaiman, pagi hari pukul 09.30 Wib sampai dengan selesai. Walaupun cuaca saat itu sedang hujan, para mahasiswa tetap saja bersemangat, hal ini dibuktikan dengan hadirnya perwakilan dari UKM pers kampus yang saat itu dihadiri oleh pimpinan dan beberapa anggotanya. Sedangkan NGO/LSM yang menyempatkan waktunya untuk berdiskusi dengan mahasiswa juga tidak kalah antusias semangatnya, para NGO/LSM lokal Aceh ini bersedia memberikan kontribusi apa saja, mulai dari data maupun fasilitas – fasilitas lainnya yang mereka miliki. Para NGO/LSM lokal Aceh saat itu dapat menghadiri adalah Kontras Aceh, Gerak Aceh, Katahati Institute, Mispi dan LBH Banda Aceh. (bbn)


Leave a Reply