beranda » Berita

Posisi Partai Terhadap Hak Konsistuen

Thursday, August 19, 2010 WIB

Dalam kompetisi multi-partai, yang dibutuhkan partai politik adalah responsiveness; kemampuan untuk mendengar dan menjawab dalam bentuk posisi partai melalui kertas posisi yang di keluarkan ke publik. Tanpa mekanisme pengelolaan hubungan dengan masyarakat yang responsif partai politik tidak dapat memaksimalkan hasil di dalam pemilu.

Untuk menjawab hal itu, IRI (International Republican Institute) bekerjasama dengan Center Aid In Resolving Aceh (CARe Aceh), mengadakan “Training Position Paper Making and Media Working” (Pelatihan Pembuatan Kertas Posisi dan Media Kerja) pada Rabu-Kamis (18-19/08) di Hotel Oasis, Banda Aceh.

“Peserta training dari kalangan partai politik mendapatkan pemahaman komprehensif dari trainer dalam proses pengembangan kebijakan publik dari temuan riset. Peserta juga diharapkan akan lebih memahami mekanisme pembuatan kertas posisi partai,” ujarnya Aryos Nivada, Manajer Program CARe Aceh.

“Trainer yang kami datangkan bernama Ronny M Mustamu yang pernah menjadi Pimpinan Redaksi Surabaya Post ini membagikan pengetahuan dan pengalamannya di bidang Jurnalisme, Enterpreneur, Public Relation, dan Manajemen Organisasi. Masih di bidang Jurnalisme dan Media, Ronny aktif menggalang dukungan media untuk isu-isu lingkungan. Ditahun 2005 pula, bersama pakar komunikasi dan jurnalisme Thomas Hanitzsch dan Martin Loeffelholz, Ronny Mustamu menerbitkan buku yang berjudul “Agents of Peace: Public Communication and Conflict Resolution in an Asian Setting”, tambahnya lagi

Menurut Aryos, kertas posisi partai (position paper) itulah nantinya akan ditawarkan sebagai usulan perubahan bagi tim lima tiap partai politik, baik lokal maupun nasional, kepada Pemerintah (Eksekutif) maupun Badan Legislatif DPR-Aceh. Pembuatan kertas posisi ini nantinya juga akan dipublikasikan oleh media.

“Kertas posisi yang dihasilkan partai politik haruslah mencerminkan platform partai, sehingga secara tidak langsung kegiatan ini akan memperkuat platform partai politik. Target lainnya hasil kertas posisi ini akan menjadi rujukan implementasi kerja-kerja politik partai kepada konstituennya,” lanjtnya.

Kegiatan ini diikuti seluruh partai politik baik dari perwakilan partai lokal dan partai nasional. Adapun peserta peserta partai yang hadir di kegiatan pelatihan pembuatan position paper  yaitu Partai Aceh (5 Orang), Partai Demokrat (5 Orang), Partai Golkar (5 Orang), Partai Keadilan Sejahtera (5 Orang), Partai Kebangkitan Bangsa (5 Orang) dan Partai Daulat Aceh (5 Orang).

Hasil lain yang diharapkan dari kegiatan tersebut, akan lebih memahami mekanisme pembuatan kertas posisi partai dan Secara komprehensif perserta dapat memahami sikap-sikap dalam upaya mempromosikan kertas posisi partai pada konstituen, dan juga –cara membangun kerjasama dengan Media Massa untuk mempromosikan kertas posisi partai sebagai upaya disseminasi platform partai pada publik

Leave a Reply