beranda » Berita

Wali tiba di Malaysia

Wednesday, April 1, 2009 WIB

BANDA ACEH - Deklarator Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Tgk Hasan Muhammad Ditiro, Senin (30/3) pagi dikabarkan telah tiba di Malaysia. Kepulangan pria yang dijuluki pendukungnya sebagai “Wali Nanggroe” itu cukup mengejutkan dan terkesan dirahasiakan, karena nyaris tanpa publikasi.

Tak banyak informasi yang diperoleh Serambi terkait dengan kedatangan Tgk Hasan Tiro ke Malaysia kali ini. Nomor HP Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Ibrahim bin Syamsuddin yang dihubungi berkali-kali sedang dalam keadaan tidak aktif atau di luar jangkauan. Hal yang sama juga terjadi ketika Serambi menghubungi nomor HP Pembantu Khusus Hasan Tiro, Ustaz Muzakkir Hamid. Sehingga tidak diperoleh informasi mengenai rombongan yang menyertai Tgk Hasan Tiro.

Kebenaran tentang kabar kedatangan Hasan Tiro di Malaysia justru diperoleh dari Juru Bicara Partai Aceh, Tgk Adnan Beuransyah yang dihubungi Serambi, Senin (30/3) sore. Namun, Adnan juga mengaku tidak tahu pasti jam berapa Hasan Tiro mendarat di Kuala Lumpur.

Ia hanya menyebutkan, kemungkinan besar rombongan Tgk Hasan tiba di Malaysia pada pagi hari, dengan asumsi pesawat yang membawanya dari Swedia berangkat pada malam hari.

Menurut Adnan, berdasarkan rencana awal, tokoh sentral GAM itu akan pulang ke Aceh untuk menyaksikan jalannya kampanye dan Pemilu 2009 di Aceh. Pasalnya, pemilu yang mengikutsertaan enam partai lokal (parlok) di Aceh ini merupakan salah satu amanah dari MoU Helsinki yang ditandatangani oleh Pemerintah RI dan GAM pada 15 Agustus 2005.

Namun, kata Adnan, rencana kepulangan kedua kalinya Hasan Tiro ke tanah kelahiran dalam 33 tahun terakhir ini, sangat tergantung pada situasi dan kondisi keamanan di Aceh. “Belum ada kepastian juga. Ada informasi pulangnya ke Aceh tanggal 1 April, tapi semua itu tergantung kepada situasi dan kondisi. Jika memungkinkan untuk pulang ke Aceh, beliau akan pulang. Tapi kalau memang tidak memungkinkan beliau akan memantau (pelaksanaan kampanye dan pemilu) dari Malaysia saja,” ujar qari yang juga mantan wartawan ini.

Adnan juga mengaku belum mengetahui berapa lama Wali akan berada di Malaysia dan kegiatannya selama berada di negara jiran itu.

Kampanye
Pada bagian lain, Adnan juga menyebutkan bahwa pihaknya akan memanfaatkan jatah kampanye terakhir Partai Aceh pada Rabu (1/4) besok, secara optimal. Sejumlah jurkam, termasuk Irwandi Yusuf, Hasbi Abdullah, Muzakkir Manaf, Adnan Beuransyah. dan beberapa petinggi PA lainnya, akan diturunkan ke sejumlah titik lokasi kampanye PA di sejumlah daerah.

Adnan menyebutkan, di antara sejumlah lokasi kampanye akbar PA besok adalah di lapangan Kota Mini Beureunuen, Kabupaten Pidie, Lawe Pakam, Aceh Tenggara, Rimo di Aceh Singkil, dan beberapa titik lainnya di Banda Aceh, serta daerah pantai barat selatan Aceh.

Dikatakan, kampanye akbar di Beureunuen akan dilaksanakan pada siang hari, setelah pada pagi harinya PA menggelar kampanye di semua daerah pemilihan dalam wilayah Pidie dan Pidie Jaya. Para jurkam yang hadir di sini, kata Adnan, antara lain, Tgk Hasbi Abdullah, Sarjani Abdullah, Tgk Harun, Tgk Syafii, dan Tgk Nurdin Ceurih.

Sementara di Lawe Pakam Aceh Tenggara, kampanye akan dimulai pada pukul 09.00 WIB, dengan jurkam andalan Irwandi Yusuf, Adnan Beuransyah, dan beberapa petinggi Partai Aceh lainnya.

Selain itu, PA juga menggelar kampanye di Rimo, Singkil, dan Subulussalam. Dijadwalkan, Ketua Partai Aceh, Muzakkir Manaf bersama sejumlah petinggi lainnya akan hadir di kedua wilayah itu. (PUT/SI)

Leave a Reply